Ciri Ciri Leukimia dan Penyebabnya

Mom

Written by:

Keterbatasan pengetahuan dan informasi mengenai berbagai ciri-ciri dan gejala penyakit berbahaya terutama pada masyarakat yang awam menyebabkan terjadinya terlambat deteksi dan penanganan pada penyakit tersebut dan resiko kematiannya meningkat. Informasi ini sangat penting, agar sebagai keluarga atau diri sendiri bisa lebih aware terhadap kesehatan, dan cepat menyadari jika memang terjadi atau merasakan gangguan dalam tubuh. Dengan pengetahuan terkait gejala atau ciri-ciri dari penyakit ini, resiko kematian karena terlambat penanganan juga bisa diminimalisir. Salah satu penyakit yang banyak orang tidak tahu gejalanya adalah leukimia.

Ciri Ciri Leukimia

Leukimia atau kanker yang menyerang pada sel-sel darah dan sumsum tulang belakang ini memiliki ciri ciri leukimia umum diantaranya:

  1. Darah sukar membeku karena sel darah putih yang belum matang mengacaukan fungsi trombosit sebagai pembeku darah
  2. Sering berdarah dan memar dikarenakan kurangnya trombosit dalam tubuh
  3. Tubuh menjadi rentan terkena infeksi karena kondisi sel darah putih yang abnormal menyebabkan fungsi imun justru menurun dan sel darah putih tidak mampu melawan racun dan kuman dari luar tubuh
  4. Nyeri sendi dan tulang yang bisa menyebabkan penderitanya mengalami demam tinggi karena nyeri yang tidak seperti biasanya, selain di persendian, biasanya tubuh akan merasakan sensasi nyeri pada tulang belakang
  5. Anemia menjadi salah satu ciri ciri leukimia. Hal ini karena sel leukosit berkurang karena pertumbuhan abnormal dari eritrosit. Anemia ini menyebabkan penderita jadi terlihat lemah dan pucat
  6. Ciri-ciri lain yang bisa saja timbul adalah penderita akan mudah mimisan, lalu mengalami peradangan gusi, demam dan menggigil, kehilangan nafsu makan, serta turun drastisnya berat badan

Ciri-ciri yang telah disebutkan diatas harus membuat kita untuk mulai khawatir dan berkonsultasi ke dokter apabila merasakan ciri ciri leukimia tersebut. Atau mulai memperdulikan teman-teman sekitar serta keluarga dan segera meminta mereka untuk berkonsultasi dengan dokter apabila melihat ciri-ciri tersebut pada mereka. Ciri-ciri ini bisa saja muncul dan bukan merupakan gejala dari leukimia, oleh karenanya konsultasi dengan dokter menjadi sangat penting agar langkah-langkah dan tindakan yang dilakukan justru tidak akan membahayakan. Masyarakat juga tidak bisa membuat judge dengan ini, karena untuk mengetahui positif tidaknya orang menderita leukimia akan melalui banyak proses.

Baca Juga :  Perhatikan Ini Sebelum Memberikan Susu Penggemuk Badan Anak 10 Tahun

Penyebab Penyakit Leukimia

Secara umum, para peneliti dan ilmuwan belum mengungkapkan penyebab penyakit leukimia secara pasti, hal ini juga berlaku untuk penyakit kanker yang lain.Namun ilmuwan menduga bahwa perubahan yang terjadi pada DNA bisa membuat sel-sel darah yang sehat menjadi kanker. Kanker darah memiliki kecenderungan genetik, sehingga apabila keluarga seperti orang tua, kakek/nenek, ataupun kerabat menderita penyakit ini maka kita juga akan beresiko menderita kanker darah. Terdapat berbagai faktor resiko yang membuat seseorang tingkat resiko menderita leukimianya meningkat dan menjadi lebih mungkin akan menderita leukimia.

Beberapa faktor resiko orang menderita leukimia yakni:

  • Adanya penyakit keturunan gangguan pada imunitas
  • Memiliki keluarga dekat yang menderita kanker darah
  • Riwayat yang menunjukkan paparan radiasi tinggi
  • Riwayat sistem imun seperti pernah melakukan transplantasi organ

Faktor resiko yang ini akan meningkatkan resiko orang menderita penyakit kanker darah leukimia. Saat kita masuk dalam 4 faktor yang telah disebutkan, tidak salah jika terus menjaga kesehatan dengan menjaga pola makan dan asupan yang dikonsumsi, serta menghindari sesuatu yang sekiranya akan semakin meningkatkan resiko leukimia.

 

Comments are closed.